
Tidak ada keraguan akan kedudukan bahasa di dalam kehidupan manusia. Sebagaiman bahasa menjadikan manusia berbeda dengan makhluk-makhluk lainnya. Karena peranannya sebagai sarana manusia dalam mengekspresikan tujuan mereka sendiri, dan melaluinya menyebar kehumanioraan dan penemuan-penemuan lain yang dicapai oleh para cendikiawan berbagai negara.
Demikian halnya dengan peranan kata, yang tidak dipungkiri oleh undang–undang Ilahi, juga tidak menyangkal pengetahuan dan kebiasaan sosial. Kemudian, belajar bahasa menjadi sarana komunikasi untuk mengetahui peradaban serta budayanya suatu masyarakat.
Bahasa Arab mempunyai tempat yang terkemuka di Dunia, dia merupakan cerminan akal, alat untuk berfikir, juga menjadi struktur dalam pengetahuan. Keistimewaan Bahasa Arab ini terindikasi dari kosa katanya yang kaya, struktur dan retorikanya; juga menjadi sarana terpenting di dalam transformasi budaya Arab selama berabad-abad.
Jika demikian, jelas kita dapat katakan: Bahawa belajar bahasa tidak dapat dicapai kecuali dengan adanya intraksi langsung oleh pelajar dan para ahli bahasa dan orang-orang yang capabel di dalamnya. Oleh karena itu, Lembaga ini berinisiatif untuk mendirikan Pusat Pengajaran Bahasa Arab untuk yang bukan Penutur Asli, yang terfokus pada: Penyediaan komunitas yang mendukung Bahasa Arab yang benar, dan Penyediaan metodologi yang tepat untuk mereka dari berbagai bahasa yang berbeda; dalam rangka pengembangan kemampuan mereka yang ingin menguasai Bahasa dan Sastera Arab. Dan Lembaga ini menerima mahasiswa dari pelbagai negara, bangsa, umur dan sesuai kecenderungan mereka dengan pendekatan integratif dan prospektif, serta didukung oleh para guru spesialis dibidangnnya, juga memilih kondisi yang baik untuk memastikan bahwa semua fasilitas ini dapat dirasakan oleh mahasiswa.



